Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2012

Sisi Lain Dari Persitiwa Tenggelamnya SPEADBOAT INARISSA

Gambar
Peristiwa tenggelamnya speedboat Inarissa yang bertolak dari pelabuhan Tulehu (Kab. Maluku Tengah) menuju Negeri Kamarian (Kab. Seram Bagian Barat), tentu meninggalkan duka bagi keluarga dari korban yang meninggal dunia. Peristiwa itu juga mengakibatkan trauma bagi 11 orang yang selamat dan trauma bagi masyarakat yang menggunakan jasa speadboat untuk menyebrangi laut. Salah Satu Speadbiat yang berada di Desa Kamarian Speadboat Inarissa ditumpangi oleh 20 orang ditambah dengan sejumlah barang seperti beras, berbagai karton, dll., sehingga diduga bahwa speadboat tersebut kelebihan muatan. Namun, alasan utama penyebab kecelakaan adalah cuaca yang buruk sehingga gelombang sangat besar.  Di dalam postingan ini, saya ingin menuliskan sisi lain dari peristiwa kecelakaan laut tersebut. Sisi yang tidak pernah terungkap oleh media dan sisi yang sangat mengharukan.

Togel di Jalanan (Fenomena Paska Konflik)

Gambar
Konflik kemanusiaan yang terjadi beberapa waktu lalu di Ambon, Maluku. Mengakibatkan terjadinya toleransi ataupun kebijakan sementara terhadap beberapa pelanggaran yang bertentangan dengan Peraturan yang ditetapkan. Misalnya saja penggunaan helm saat mengemudi kendaraan bermotor yang seharusnya dipakai oleh orang yang mengendarai dan yang dibonceng, malah menjadi orang yang mengendarai saja. Toleransi yang sama juga terjadi dalam penggunaan pasar. Untuk pasar, orang malah berjualan di pinggiran jalan (biasa disebut pasar kaget) walaupun sudah ditegur oleh walikota. Tentunya kebijakan ini bersifat “sementara” untuk menjaga stabilitas keamanan masyarakat.

Jika Saya Menulis Surat Kepada Tuhan

Saya senang sekali menulis sejak masih SD, apapun itu pengalaman saya selalu dituangkan ke dalam sebuah buku yang sering saya sembunyikan agar seorangpun tidak dapat membacanya. Mulai dari pengalaman yang menarik, kecewa, bahkan ada saat beberapa lembaran buku yang masih berbekas airmata. Tulisan-tulisan itu menjadi teman hidup saya selama tidak ada teman untuk berbagi. Bahkan saya pernah hampir satu tahun menuliskan segala berita yang terjadi pada tahun 2005/2006 saat masih berada di kelas 1 SMA,  saya sering menuliskan bagaimana lumpur Lapindo baru mulai munyemprotkan lumpur hingga ia benar-benar memuntahkan segala isi perut bumi hingga menjadi lautan lumpur seperti saat ini. Saya selalu mengingatnya karena saya menulisnya.

BELAJAR UNTUK CINTA DAN MENERIMA DIRI

(Be Yourself !) Setiap hari kita mengalami tekanan tentang bagaimana menjadi diri sendiri dan bagaimana membawa diri kita. Sebagian dari kita cenderung untuk mencoba menjadi orang lain baik itu teman/rekan yang dianggap lebih unggul, atau mencoba menjadi seseorang yang sangat digemari dan dicintai oleh teman-teman kita. Hal itu dilakukan hanya untuk meningkatkan harga diri. Kita mencoba menjadi orang lain, dan hal itu tak akan pernah bisa terjadi.

Mama Paling Kejam

Setiap anak pasti menginginkan seorang Mama yang paling baik hati dari siapapun di Dunia ini. Seorang mama yang menjaga dan memelihara  anaknya dengan seluruh kemampuannya. Bahkan memberikan apa yang diminta oleh sang anak. Namun, semuanya berbeda dengan mamaku. Mama Terkejam di dunia ini. Ketika saya masih kecil, saat semua anak diberikan Permen (gula-gula) saya tidak pernah diberikan, bahkan jika ketahuan saya sering dimarahi.

TIDAK ADA ROTAN? CARI ROTAN LAIN

Wah, bukannya “akar pun jadi”? mengapa sekarang menjadi “Cari rotan lain”? anda mungkin akan merasa lucu dengan judul ini. Bagaimana tidak? sudah mendarah daging di pikiran kita jika Tidak ada rotan, akar pun jadi. Apakah ini penting? Saya akan menjawab. Yah ini penting, karena sebuah kalimat yang sudah terserap di otak seseorang kemungkinan besar akan mempengaruhi tindakannya juga.

BERTEMU VINCENT VAN GOGH DI BAWAH BINTANG-BINTANG MALAM

Sempat Saya kecewa dengan Nama saya sendiri. Bagaimana tidak,? Bukan orang tua saya yang memberi nama tersebut. Nama “Vincent” bahkan tidak bisa dieja dengan tepat oleh kedua orang tua saya. Nama ini diberikan oleh orang tua Baptis saya yang berada di Belanda. Ia tak pernah memberitahukan apa artinya hingga sekarang ini. Sehingga saya yang sering mencari. Setelah sekian lama mencari arti nama saya, saya merasa bahagia menemukannya malam ini. Bahkan, saya merasa bangga memiliki nama “Vincent” (Walaupun ini nama yang umum untuk daerah tertentu) nama yang indah bagaikan bintang-bintang di langit. Seperti Sang bintang sejati Vincent Willem van Gogh (30 Maret 1853 – 29 Juli 1890)

MELARIKAN DIRI ADALAH KUNCI SUKSES

Apa? Memangnya bisa? Mungkin itu reaksi anda. Bagaimana tidak? Berbagai slogan sukses sering menyatakan bahwa “berani menghadapi sesuatu adalah kunci kesuksesan.” Melarikan diri malah bukan menjadi tindakan yang tepat. Orang yang melarikan diri bahkan dianggap sebagai “pengecut”. Untuk itu, kita sering bertahan dalam kondisi apapun hanya demi menjaga harga diri agar tidak dianggap sebagai “pengecut”. Beranikah mencoba untuk melarikan diri? Mari simak yang berikut ini.

LIMA WARNA KEHIDUPAN

Hidup itu berwarna, bukan saja hitam-putih. Beragam warna itu menghiasi tiap pejalanan kehidupan seseorang. Entah warna apa saja itu tergantung pribadi. Judul tulisan kali ini mungkin akan ditafsirkan dengan keragaman pengalaman hidup seseorang. Ya, memang itu betul!!!!, tapi ada yang lain, yaitu Warna sebagai media untuk mengingat pengalaman kehidupan kita.

KOMUNIKASI YANG EFEKTIF UNTUK MENCERDASKAN ANAK

Beberapa waktu lalu, saya sempat dikritik oleh dosen saya soal postingan milik saya yang nyasar sampai masuk ke salah satu Grup di Facebook. Tak menyangka bahwa link yang saya kirim ke grup itu dibukanya. Bagaikan disambar petir, ia langsung memberikan komentarnya. Sungguh ironis, karena itu postingan pertama saya yang sedikit aneh (hasil uji coba) karena saya coba-coba untuk mem- posting tulisan yang panjang dan memiliki catatan kaki. Padahal tulisan dengan judul ini sedang saya persiapkan untuk postingan yang berikutnya.

SEMUANYA BAIK-BAIK SAJA

Apanya yang baik-baik saja? apakah semuanya baik-baik saja saat kita sedang gelisah dengan tugas yang begitu banyak dan sangat khawatir dengan masa depan? Itulah pertanyan peting dari Tulisan ini. Semuanya baik-baik saja merupakan jawaban dari keadaan yang serba Khawatir. Khawatir pun sangat beragam, kita bahkan bisa memiliki perasaan takut, gelisah, cemas, terhadap sesuatu yang ada di sekitar kita maupun yang berada jauh. Mulai dari materi, cita-cita, dll. Khawatir juga meliputi perasaan takut terhadap masa depan, masa kini ataupun masa lalu. Semuanya begitu komplikasi.

DARI PASAR KAGET KE IMAN KAGET

Kaget, memang sungguh mengagetkan. Semua terjadi begitu cepat ketika melihat asap dari bangunan yang terbakar, maupun mendengar bunyi tembakan. Semuanya datang begitu cepat dan mengejutkan setiap warga kota ambon yang sedang menikmati liburan di hari Minggu 11 September 2011. Tidak pernah terpikir untuk terjadi kerusuhan seperti ini. semua tak menyangka dan tentunya tak ingin hal itu terjadi.  Dalam suasana yang sempat mencekam, maka mau tidak mau, kita harus tetap berusaha untu menjalankan kehidupan. Misalnya dengan tetap mempertimbangkan keadaan tempat tinggal maupun sesuatu yang berurusan dengan perut.

INDAHNYA ALUNAN MUSIK ALAM PADA MALAM HARI

Bagi anda yang suka begadang, apalagi yang keseringan begadang, Malam seakan menjadi siang, Siang seakan tetap menjadi siang yang membosankan. Tapi ingat, begadang itu tidak terlalu baik bagi kesehatan. Dan tentunya ingat khan kata Bang Rhoma Irama, begadang boleh begadang asal yang ada artinya yah …(Dangdutan)

FACEBOOK : PEMBAWA DAMAI?

Anda mungkin akan berpikir, memangnya bisa? Tenang aja, Saya pun berpikir demikian. Di antara kontraversi Facebook yang menyebabkan hampir saja dinyatakan haram, ternyata masih ada sisi positifnya. Berikut ceritanya. Semua pasti sudah tau kejadian 11 September 2011 di Ambon. Kejadian yang menghebohkan ini, sempat membuat orang panik. Semua pun saling berkomunikasi untuk mencari tau ataupun memberikan informasi. Karena terlalu banyak yang menggunakan jaringan yang hampir sama, maka jaringan telepon selular pun sibuk. Sulit sekali untuk telepon maupun mengirim pesan singkat. Akhirnya saya tidak bisa menghubungi teman-teman saya yang mempunyai tempat kost-kostan dekat dengan tempat rawan yang sudah terbakar.

COLEKAN FACEBOOK PERTANDA CINTA?

Bagi anda pengguna situs jejaring sosial ini, pasti sudah akrab dengan nama “colek/poke”. Mungkin anda juga sering mendapatkan Colekan atau sering mencolek orang lain. Fitur yang berada di sebelah kanan bawah facebook ini, memiliki cara kerja yang unik. Bagi para pengguna hanya tinggal mengunjungi profil orang lain, nanti ada kata colek di situ (untuk pembaharuan fitur Facebook belakangan ini, Colekan berada pada kotak kecil yang sejajar dengan Teman, Berlanggan, Pesan ), anda hanya perlu untuk meng- klik colek, dan konfirmasi, maka orang lain akan diberitahukan bahwa anda telah mencoleknya. Bahkan colekan ini sifatnya sangat Privat, karena yang mengetahuinya hanya pencolek dan yang dicolek.

BELAJAR SEJARAH ISLAM

Asyik, itu reaksi awal saya ketika harus mengambil mata kuliah “Sejarah Islam” dengan kode “MBB 505”. Bagaimana tidak? Sejak dulu saya tidak pernah mendapatkan secara langsung mata pelajaran atau pun mata kuliah seperti ini. Saya pun masih mengingat ketika bersekolah, saat jam “Agama” maka kami selalu dipisahkan menurut agama masing-masing. Tapi kini ada kesempatan untuk langsung belajar tentang Islam walau hanya sejarah saja. Saat pertama memasuki ruangan perkuliahan, kami semua menanti dosen yang sudah siap membimbing kami belajar “Sejarah Isam” selama satu semester yaitu:

A HOUSE NOT A HOME

Ada apa dengan kata “House” dan “Home”?  Setelah Blog Walking sana-sini, ketemu juga dengan Postingan yang begitu banyak jumlahnya yang membahas tentang Perbedaan antara House dan Home . Mengapa perbedaan? Bukannya kedua kata ini jika diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia memiliki arti yang sama yaitu Rumah ? Kedua kata ini bukanlah sinonim. Masing-masing menunjukan pengertian yang berbeda. House adalah Rumah, tapi berbentuk fisik. Misalnya Gedung, Bangunan, dll. Nah, itu disebut House. Bagaimana dengan Home ?

Supir Angkot (Sang Mediator Jalanan)

Siapa menyangka bahwa supir angkot adalah salah satu mediator penting Perdamaian. Bukan hanya orang-orang yang memakai pakaian terhormat saja yang bisa menjadi mediator pendamai tapi semua orang bahkan yang paling utama adalah supir angkot. Belajar dari Konflik yang pernah terjadi di Ambon, yang menjadi titik rawan pemicu konflik juga adalah ketersinggungan antara para supir angkot yang berbeda komunitas. Hal ini disebabkan masing-masing supir angkot akan beroperasi menurut daerahnya. Padahal daerah itu mewakili komunitas tertentu.